Kapabilitas Alami Manusia Raib karena Teknologi

Kapabilitas Alami Manusia Raib karena Teknologi

Kapabilitas manusia raib karena teknologi – Manusia memakai teknologi sebab mempunyai akal. Dengan akalnya manusia pengin keluar dari permasalahan.

Maupin menginginkan untuk hidup lebih bagus, lebih aman, dan berbagai hal lainnya.

Kapabilitas Alami Manusia Ini Lamban Laun Raib karena Teknologi

Tiap pengembangan dibuat untuk memberi faedah positif untuk kehidupan manusia. Teknologi memberi banyak keringanan, dan selaku langkah baru dalam beraktivitas manusia.

Baca Juga: Hati-hati Menggunakan Layanan VPN

Juga manusia telah nikmati banyak faedah yang dibawa oleh inovasi-inovasi tehnologi yang sudah dibuat dalam dasawarsa paling akhir ini.

Pada zaman globalisasi sekarang ini, kepenguasaan tehnologi jadi prestise dan tanda perkembangan satu negara. Negara disebutkan maju bila mempunyai tingkat kepenguasaan tehnologi tinggi (high technology), sedang beberapa negara yang tidak dapat menyesuaikan dengan perkembangan tehnologi kerap dikatakan sebagai negara tidak berhasil (failed country).

Diakui atau mungkin tidak, kehebatan tehnologi itu seperti dua segi mata pisau. Kadang-kadang dapat membuat hidup menjadi lebih gampang, tetapi di lain sisi malahan datangkan bahaya seperti raibnya kekuatan alami manusia.

Ya, sebab kedatangan teknologi beberapa kekuatan alami, yang dahulunya kapabilitas milik manusia, makin lama mulai raib dan terpindahkan karena teknologi. Yok, baca di daftar di bawah ini.

  1. Berbicara langsung sama orang lain

Diakui atau mungkin tidak, sekarang kekuatan komunikasi khususnya beberapa angkatan milenial semakin jelek saja. Ini beritanya sebab bertumbuhnya tehnologi seperti handphone atau netbook. Beberapa orang sekarang menjadi lebih konsentrasi dengan handphone yang dibawa dan terlihat tidak perduli dengan beberapa orang disekelilingnya.

Karena itu tidak boleh bingung guys, jika saat ini akan semakin beberapa orang yang jago dan nampak komunikatif di sosial media tetapi waktu berjumpa langsung orangnya pendiam dan condong tidak asyik.

  1. Berhitung dengan angka sederhana sekalinya

Sebab kehebatan tehnologi, orang saat ini jadi malas lakukan beberapa hal sederhana. Misalkan saja berhitung.

Sebab tidak ingin repot, saat ini beberapa orang lebih senang memakai kalkulator untuk hitung angka penjumlahan sederhana sekalinya daripada memakai kekuatan alami berhitung dengan otak atau memakai jemari.

  1. Menulis dengan rapi memakai ke-2 tangan

Sejak munculnya PC diteruskan hp, selanjutnya handphone dan netbook kekuatan menulis di rasa jadi lenyap. Atas landasan kepraktisan, sekarang beberapa orang lebih senang menulis di handphone mereka daripada menulis di buku catatan dengan rapi memakai jari-jari tangan.

Walau sebenarnya ya, menulis punyai banyak faedah bagus untuk badan khususnya otak daripada menulis, lho! Ya, menurut sebuah riset menulis bisa membuat kamu tidak mudah pikun.

  1. Cermat mengeja sebuah kata

Sadar atau tidak, mengeja adalah kekuatan alami manusia yang makin lama raib karena hadirnya tehnologi. Waktu menulis di netbook atau PC, orang jadi dimanja waktu typo (salah menulis rangkaian kaca) sebab ada mekanisme autocorrect.

Dengan mekanisme itu, orang saat ini jadi tidak perlu repot membenahi tuliskan sebab mekanisme dapat secara automatis menukar kata yang keliru dalam kata yang betul. Mempermudah sich, tetapi di satu segi ini membuat orang menjadi lebih tidak cermat daripada menulis secara manual di buku catat.

  1. Ingat beberapa hal sederhana sekalinya

Tehnologi ada memang untuk mempermudah. Karena itu, tidak terkejut jika banyak aktivitas yang dahulunya cuman dapat dilaksanakan lewat cara manual sekarang juga dapat dilaksanakan dengan digital.

Misalkan saja, ingat nomor telephone. Dengan sekali swipe saja, kamu bisa mendapati beberapa ribu nomor telephone yang tercatat di contact handphone tanpa perlu repot ingat satu demi satu.

Ini tentu saja mempermudah, tetapi bila ingin lebih cermat hadirnya tehnologi ini malahan membuat kekuatan ingat manusia bahkan juga untuk beberapa hal kecil sekalinya jadi makin lama menurun.

  1. Cari info untuk memeriksa bukti

Saat sebelum ada tehnologi seperti internet, beberapa orang dulu sering memakai buku rujukan atau ke perpustakaan untuk memperoleh bukti atau info yang benar. Tetapi sekarang, sebab kehebatan tehnologi beberapa orang yang seakan malas cari info benar.

Ditambah, trend angkatan milenial saat ini yang lebih senang mencari info dari posting di Facebook dan beberapa situs tidak terang.

  1. Kekuatan dan tekad cari jodoh

Ini nih yang paling bahaya dengan kedatangan tehnologi. Manusia saat ini raib kekuatan dan tekad cari jodoh secara manual.

Banyak angkatan milenial lebih senang mencari jodoh lewat program, yang belum pasti terang profilnya. Tidak jarang-jarang, program pencarian jodoh itu dimanfaatin beberapa orang jahat untuk menipu. Kan horor ya?

Tehnologi menunjukkan fenomenanya dalam warga selaku hal impersonal dan mempunyai otonomi mengganti tiap sektor kehidupan manusia jadi cakupan tehnis. Sastrapratedja (Dwiningrum, 2012, p.154) menerangkan jika peristiwa tehnik pada warga sekarang, mempunyai beberapa ciri selaku berikut ini:

  1. Rasionalitas, maknanya perlakuan spontan oleh tehnik dirubah jadi perlakuan yang diperkirakan dengan penghitungan logis.
  2. Artifisialitas, maknanya selalu membuat suatu hal yang bikinan tidak alami.
  3. Otomatisme, maknanya dalam soal sistem, organisasi, dan rumusan dikerjakan serba automatis. Demikian juga dengan tehnik sanggup mengeliminasikan aktivitas non-teknis jadi aktivitas tehnis.
  4. Tehnik berkembang dalam satu kebudayaan
  5. Monisme, maknanya semua tehnik berpadu, sama-sama berhubungan dan sama-sama tergantung.
  6. Universalisme, maknanya tehnik melebihi batasan-batas kebudayaan dan ideologi, bahkan juga bisa kuasai kebudayaan.
  7. Otonomi, maknanya tehnik berkembang menurut beberapa prinsip sendiri.

Teori Perombakan Sosial Budaya

Beberapa sosiolog dan antropolog memiliki opini yang lain berkenaan perombakan sosial salah satunya (Soekanto, 1990, pp.332-337):

1) Gillin dan Gillin, mendefinisikan perombakan sosial ialah satu macam dari langkah hidup yang sudah diterima, baik sebab perombakan-perubahan keadaan geografis, kebudayaan material, formasi warga, dan ideologi atau sebab ada difusi atau penemuan-penemuan baru dalam warga

2) Larson dan Rogers, menyampaikan pemahaman mengenai perombakan sosial yang dikaitan dengan adopsi tehnologi yakni perombakan sosial adalah satu proses yang berkaitan pada suatu bentang waktu tertentu. Penggunaan tehnologi tertentu oleh satu masyarakat akan bawa satu perombakan sosial yang bisa diamati melalui sikap anggota warga yang berkaitan.

Beberapa gejala yang bisa menyebabkan perombakan sosial mempunyai beberapa ciri diantaranya (Martono, 2012, p.13):

1) Tiap warga tidak stop berkembang sebab mereka alami perombakan baik lamban atau cepat.

2) Perombakan tidak terbatasi oleh sektor kebendaan atau sektor religius sebab ke-2 nya mempunyai jalinan bolak-balik yang kuat.

Itu guys, kekuatan alami manusia yang makin lama mulai raib semenjak hadirnya tehnologi. Karena itu, bijak-bijaklah manfaatkan tehnologi supaya kamu tidak kehilangan kekuatan alami ini guys!